Sabtu, 15 Januari 2011

PANTASKAH ???????? BERIKAN KOMENTARMU



Jakarta - Setelah sempat mengeluh belum pernah naik gaji, akhirnya Presiden SBY bisa tersenyum lebar karena para pembantunya dengan sigap menyikapi keluhan tersebut dengan menaikkan gaji presiden dan wapres.

Gaji Presiden dan Wakil Presiden dinaikkan tahun ini setelah selama tujuh tahun tak pernah berubah. Kenaikan ini mempermudah penyesuaian gaji pejabat negara lainnya.

Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, gaji presiden menjadi patokan bagi gaji pejabat lain di bawahnya. Jika gaji presiden dipertahankan pada angka Rp 62 juta per bulan, kata dia, sulit bagi pejabat di daerah untuk mengalami kenaikan gaji.

"Misalnya, ketua pengadilan tinggi gajinya rendah sekali di daerah," kata Agus di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa (25/1).

Adapun dana operasional sebesar Rp 2 miliar yang diberikan kepada Presiden, diserahkan ke Sekretariat Negara untuk menunjang aktivitas Presiden dan keluarga.

Karenanya, Kementerian Keuangan dalam tiga tahun terakhir menggodok rencana penyesuaian gaji 8 ribu pejabat negara di pusat maupun daerah. "Tahun ini mulai diterapkan," ujar dia. Penyesuaian besar-besaran ini mengikutsertakan posisi presiden dan wakil presiden. Gaji pejabat lembaga negara seperti Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua BPK, dan Ketua MA juga ikut disesuaikan.

Penyesuaian sendiri meliputi gaji dan tunjangan prestasi yang disesuaikan menurut biaya hidup di masing-masing daerah. Dia juga memastikan tingkat penyesuaian gaji disesuaikan dengan penghasilan asli daerah (PAD).